Lembaga-lembaga filantrofi berperan penting dalam mengentas kemiskinan. Kini di Indonesia upaya pengentasan kemiskinan telah dilakukan lembaga-lembaga filantrofi berbasis keagamaan maupun nonkeagamaan, profit maupun nonprofit. Contohnya Lembaga Amil Zakat (LAZ). Lembaga berbasis keagamaan ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan-perusahan di Indonesia untuk memberdayakan masyarakat. Demikian ungkap Konstantinos Retsikos Ph.D. dalam kuliah umum bertema "Poverty Alleviation through Philanthropy Institutions" di Jurusan Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan (PMPKN), Selasa (6/3).
Lebih lanjut, Antropolog asal Yunani yang sudah lama menetap di London itu membahas lembaga-lembaga yang berperan aktif dalam mengentas kemiskinan di Indonesia. Lembaga Filantrofi tersebut selain memberi bantuan orang miskin juga memberdayakannya. Pemberdayaan orang miskin dilakukan melalui pemberian modal serta pengelolaan secara profesional dan mandiri. Mengubah rakyat mustahiq (orang yang berhak menerima zakat) menjadi muzakki (orang yang memberi zakat) menjadi targetnya. Lembaga semacam ini diharapkan menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia secara signifikan. Pemahaman inilah yang diberikan kepada segenap mahasiswa Jurusan Administrasi Negara.
Endah, mahasiswa D3 Administrasi negara mengatakan kuliah umum itu memberinya banyak pengetahuan tentang jenis-jenis lembaga aktif dalam memberdayakan potensi masyarakat. Hal itu dibenarkan Dra. Meirinawati M. Ap Kepala Prodi Administrasi Negara. "Kegiatan semacam ini penting untuk memberikan wawasan dan pengetahuan mahasiswa terhadap pemberdayaan potensi masyarakat demi peningkatan perekonomian di Indonesia," jelasnya. (Rachmadani)
Share It On: