
www.unesa.ac.id
Hal yang sudah terpenuhi adalah dari segi manajemen keuangan, karena laporan keungan Unesa selama tiga tahun berturut-turut telah memperoleh penilaian WTP. Ini berarti masih dibutuhkan waktu dan komitmen bersama untuk menuju PTN-BH. Tentu Unesa juga memiliki keinginan untuk menuju PTN-BH. Salah satu langkah yang dilakukan dalam waktu dekat adalah meningkatkan akreditasi program studi dan akreditas perguruan tinggi. Akreditas program studi telah terjadi peningkatan yang sangat signifikan. Dalam tiga tahun terakhir telah terjadi peningkatan prodi yang terakreditasi A dari 10 menjadi 31. Selain itu, prodi yang terakreditasi C terus ditekan, sampai tidak lagi ada prodi yang terakreditasi C. Peningkatan jumlah prodi yang terakreditasi A tentu akan menjadi modal untuk pencapaian akreditas PT, yang saat ini sedang proses menunggu visitasi.
Dari sisi prestasi internasional, juga masih harus ditingkatkan terutama publikasi dan paten. Tentu untuk menghasilkan karya-karya intelektual di tingkat internasional dibutuhkan kualitas sumber daya manusia dan iklim akademik yang tinggi. Komitmen para dosen untuk melakukan penelitian yang terarah dengan peta jalan penelitian yang jelas serta ketekunan dalam bidang ilmunya sangat dibutuhkan. Di sisi ini, Unesa masih harus bekerja lebih keras, karena sampai saat ini jumlah karya-karya intelektual dosen dan mahasiswa masih belum banyak. Penelitian-penelitian dosen yang memperoleh sumber dana dari luar negeri juga masih sangat sedikit.
Jika dibandingkan antara Unesa dengan perguruan tinggi yang telah berstatus sebagai badan hukum, tentu belum setara. Sampai saat ini ada sebelas PTN-BH, antara lain adalah UI, ITB, UGM, IPB, UNPAD, UNAIR, ITS, UNHAS, USU, UNDIP, dan UPI. Hampir semua PTN-BH adalah perguruan tinggi yang sudah lama berdiri dan memiliki bidang ilmu yang heterogen. UPI merupakan satu-satunya PTN eks IKIP yang berstatus badan hukum, meskipun dalam perjalanannya UPI juga menghadapi banyak kendala.
Posisi Unesa dibandingkan dengan PTN eks IKIP di Indonesia juga masih belum berada pada urutan tertinggi. Unesa masih berada di bawah UNY, UM, dan Unnes. Ini juga merupakan tantangan kita semua, untuk secara bersama-sama dari seluruh sivitas akademika dan para tenaga pendidikan lainnya bekerja keras, dan cerdas, serta ikhlas, sehingga peringkat Unesa bisa naik. Memang dari sisi peringkat perguruan tinggi di Indonesia, Unesa juga mengalami peningkatan, namun perguruan tinggi lain juga terus berlari, sehingga jika kita hanya lari biasa-biasa saja, kita akan tertinggal juga. Yang dibutuhkan adalah semangat untuk melakukan perubahan secara cepat dan cerdas, termasuk perubahan pola pikir dan mental. (war)
Share It On: