
www.unesa.ac.id
Knalpot tersebut memang didesain khusus untuk mesin diesel. Konsepnya adalah dengan mengalirkan gas buang dari mesin ke filter. Material khusus yang digunakan adalah Glass Wool, yang merupakan material fiber tahan panas hingga 500˚C.
Warju mengklaim, DPF buatannya dapat mengurangi gas buang asap (PM) hingga 88 persen. Selain itu, dengan mengubah derajat sudut inlet dan outlet knalpot, dapat meningkatkan kecepatan (speed) hingga 5 km/jam. Tidak hanya itu, kenaikan speed juga berdampak positif pada pengiritan bahan bakar hingga 12,6 persen. “Desain filternya yang khusus juga mengurangi noise level hingga 6,5 persen,” terang Warju.
DPF sendiri sudah didaftarkan untuk hak paten pada 30 Mei 2017 yang lalu. Selain DPF, Warju sudah mengantongi 2 hak paten atas penelitian knalpot sebelumnya. Paten pertama yakni knalpot sepeda motor ramah lingkungan berteknologi Metallic Catalytic Converter (MCC) pada tahun 2014. “Rakitan knalpot yang saya buat dapat mereduksi CO hingga 30.57 persen dan HC hingga 63.61 persen,” paparnya.
Paten kedua adalah knalpot mobil bensin ramah lingkungan yang juga berteknologi Metallic Catalytic Converter. Knalpot tersebut dapat mengurangi emisi CO hingga 95.35 persen dan HC hingga 79.28 persen.
Dua Keunggulan
Warju menuturkan, semua hasil karyanya memiliki dua keunggulan. Pertama, unggul dari sisi harga yang jauh lebih murah. Harga knalpot yang diuat untuk sepeda kisaran 800rb, sedangkan unutk mobil kisaran 1,5 juta. Harga itu sangat murah dibandingkan dengan harga knalpot mobil pabrik yang mencapai 6 juta. dengan performa yang tidak jauh berbeda dengan knalpot standar pabrikan.
Keunggulan kedua, semua knalpot buatan Warju memiliki konsep CKD (Completely Knock Down) yang artinya bisa dilakukan bongkar pasang. Tujuannya untuk mempermudah pembersihan dan penggantian material filter.
Tidak hanya memiliki berbagai keunggulan, knalpot buatan Warju semuanya lolos uji emisi dan uji kebisingan. Karyanya juga lolos Unggulan Berpontensi Hak Kekayaan Intelektual (Uber-HKI), yang artinya penelitiannya berpotensi dipatenkan dengan fasilitas Uber-HKI dengan mengikuti pelatihan penyusunan paten, biaya pendaftaran paten gratis, dan fasilitas uang untuk pemeriksaan substantif.
Setelah mendapat paten Warju juga berencana mengomersialkan knalpotnya melalui Calon Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi CPPBT 2017. Kebetulan Unesa menjadi peraih CPPBT terbanyak se-Indonesia dengan 10 proposal yang lolos.
Tak puas hanya dengan itu, Warju juga masih ingin menghasilkan 2 paten lagi yaitu Knalpot MCC untuk tipe sport dan kedua Knalpot MCC tipe matic. Dengan ditambahnya target tersebut dalam waktu dekat Warju akan mengantongi 5 paten. (emir)
Profil Singkat:
Nama: Warju, S.Pd., S.T., M.T.
Tempat Tanggal Lahir: Magetan, 28 Maret 1981
- Lulusan S1 Teknik Otomotif Unesa tahun 1999
- S2 Teknik Mesin ITS tahun 2006
Share It On: