
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Jajaran pimpinan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menerima kunjungan Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) dalam rangka studi banding terkait pemanfaatan aset kampus di ruang 801, Gedung Rektorat, Kampus II Lidah Wetan, pada Senin, 10 November 2025.
Dalam sesi sharing, Direktur UGE, Muchamad Arif Al Ardha menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya Unesa untuk mendorong kolaborasi antar perguruan tinggi dalam menghadirkan langkah nyata guna memperkuat kemandirian serta memajukan perguruan tinggi.
“Antar-kampus memang perlu sharing untuk penguatan tata kelola lembaga yang bermutu, termasuk bagaimana strategi pengelolaan aset sebagai salah satu pilar kemandirian kampus,” ucapnya.

www.unesa.ac.id
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Unsika, Amirudin memaparkan bahwa pengelolaan lahan yang dimiliki Unsika saat ini menjadi hal yang mendesak untuk segera dilakukan.
“Ini adalah upaya Unsika dalam mengelola lahan sesuai kebijakan terkait Barang Milik Negara (BMN). Pengelolaan aset negara harus dilakukan dengan hati-hati agar benar-benar memperkuat kemandirian lembaga,” paparnya.
Dalam sesi diskusi, Direktur Aset Unesa, R. Danang Astri Lisdyantoro, menjelaskan bahwa pemanfaatan aset yang dimiliki universitas dapat mengoptimalkan daya guna aset tersebut, yang secara tidak langsung juga memberikan manfaat ekonomi melalui peningkatan nilai kepemilikan aset.
“Unesa melakukannya dengan melakukan pemetaan aset yang dimiliki serta potensi pengembangannya. Misalnya, aset jalan utama dikembangkan kawasan Food and Beverage (FnB) yang terus berkembang sampai sekarang,” ucapnya.

www.unesa.ac.id
Selain itu, Unesa juga memanfaatkan lahan dengan pengelolaan area parkir di sejumlah fasilitas olahraga, dan pemasangan papan reklame untuk disewakan kepada pihak luar. “Kami tidak jalan sendiri, tetapi menggandeng sejumlah pihak seperti Roti’O, Tomoro Coffee, dan lain-lain.
Setelah mendengar paparan pengelolaan aset Unesa, tim Unsika tertarik untuk mengembangkan hal serupa yang tentunya didasarkan pada potensi dan kebutuhan di lapangan.
Pada wawancara terpisah, Amirudin menuturkan bahwa pihaknya berencana menjalin kerja sama dengan Unesa dengan membuat MoU dan perjanjian kerja sama khusus di bidang pemanfaatan lahan.
“Unsika secara khusus meminta pendampingan dari Unesa agar proses pelaksanaan kerja sama dapat berjalan lebih mudah dan terarah,” tuturnya. ][
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: