
Unesa.ac.id., SURABAYA—Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Career Center kembali menggelar “Webinar Studi Lanjut dan Persiapan Beasiswa LPDP 2025” pada Jumat, 12 September 2025.
Kepala Pengembangan Karier Unesa, Meita Santi Budiani menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin untuk mendukung mahasiswa dan alumni yang ingin melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi dengan dukungan beasiswa.
“Harapannya mahasiswa dapat mencapai karier impian ke depan dengan beasiswa yang ideal. Jadi kami ingin seimbang dalam menjembatani karier mahasiswa dan alumni untuk karier akademis maupun profesionalnya,” jelasnya.
Direktur Kemahasiswaan dan Alumni Unesa, Muhamad Soleh menegaskan pentingnya memacu strategi baru dalam meraih beasiswa. Ia yakin bahwa sekarang ini saatnya memacu strategi baru untuk mencapai cita-cita yakni melanjutkan studi ke jenjang S2/S3 melalui LPDP.
“Saya harap ide, kiat, tips, dan pengalaman dari narasumber dapat membuka wawasan para mahasiswa dan alumni untuk meraih beasiswa studi lanjut,” ujarnya.
Putra Alif Ramadhani Yamin, Awardee LPDP 2014 menjelaskan bahwa langkah pertama yang harus dilakukan untuk mempersiapkan beasiswa ini adalah menentukan mimpi dan tujuan studi secara jelas. Karena dengan menentukan mimpi, calon penerima beasiswa bisa membayangkan mau kerja seperti apa nantinya dan jurusan apa yang mau diambil.
“Ini akan membantu calon penerima beasiswa menyusun esai dan memudahkan proposal penelitian,” terang dosen Fakultas Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) itu.

Setelah itu, diarahkan pula untuk membuat timeline berisi jadwal pendaftaran kampus dan beasiswa, mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan, serta mengalokasikan waktu untuk menyusun surat rekomendasi, esai, dan proposal penelitian.
Alumni University of Nottingham itu juga menekankan pentingnya persiapan kemampuan bahasa dan sertifikasi internasional seperti IELTS atau TOEFL iBT. Selain itu, calon pendaftar juga disarankan mengenali latar belakang calon pembimbing atau ketua departemen di kampus tujuan dan mengirimkan email ketertarikan studi sejak awal.
Untuk seleksi LPDP, ia memberikan beberapa tips penting seperti konsistensi antara LoA, personal statement, esai, dan proposal penelitian; persiapan matang untuk tes substansi akademik dan kebangsaan; serta kesiapan menghadapi wawancara dalam bahasa Inggris bagi pendaftar kampus luar negeri.
Tips wawancara juga dibahas secara rinci, mulai dari menjelaskan alasan studi yang jelas dan relevan dengan kondisi Indonesia, menunjukkan rencana kembali ke tanah air, hingga memperbarui pengetahuan tentang isu-isu nasional.
“Cari tahu tentang beberapa pertanyaan dari interviewer yang sifatnya mengetes pengetahuan Indonesia. Ini penting agar peserta tampil meyakinkan dan fokus pada kontribusi nyata bagi negara,” tutur pria yang meraih doktoralnya di National University, Korea. []
***
Reporter: Puput Putra (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: