
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA—Siswa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya kembali menorehkan prestasi gemilang di panggung nasional. Dalam ajang Kejuaraan Robotika Nasional (Kejurnas) Robot Design and Building Challenge 2026, tim robotik sekolah tersebut sukses memborong medali emas (Gold Medal) dan medali perak (Silver Medal) pada dua kategori yang berbeda.
Kompetisi yang diselenggarakan oleh International Robotic Training and Competition (IRTC) ini berlangsung pada 24–25 Januari 2026 di Batu Night Spectacular (BNS), Kota Batu. Ajang ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Ketua Yayasan Labschool Unesa, Endah Purnomowati Nurhasan, menyampaikan bahwa capaian ini adalah buah dari budaya prestasi yang konsisten ditanamkan di lingkungan sekolah. Menurutnya, keberhasilan siswa bukan merupakan proses instan, melainkan hasil dari pembinaan yang terukur dan berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Pengelola Labschool Unesa, Sujarwanto, menyoroti peran program internasional dalam mempertajam skill siswa. Prestasi ini diyakini berkaitan erat dengan program sister school ke Thailand yang diikuti siswa tahun lalu.
“Program di Thailand memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperdalam ilmu robotika dan berinteraksi langsung dengan lingkungan pembelajaran internasional. Pengalaman itulah yang kini terwujud dalam bentuk prestasi di tingkat nasional,” jelas Sujarwanto.
Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti, mengungkapkan rasa bangganya atas kreativitas dan kerja keras para siswa. Sekolah, menurutnya, berkomitmen menyediakan ruang pengembangan minat melalui pendampingan guru serta fasilitas yang memadai.
Prestasi tertinggi berupa Gold Medal diraih pada kategori Close Sumo 1 Kg oleh tim yang diketuai Evan Beck Nararya, beranggotakan Ardadi Rimbandoro, Intan Almira, Ellza Cahya, Abdul Aziz, Dimas Azizan, Irsya Aulia, M. Keenan, serta Airel Dovano. Sementara itu, medali perak (Silver Medal) pada kategori Open Sumo 3 Kg berhasil diamankan oleh duet Evan Beck Nararya dan Airel Dovano.
Evan Beck Nararya menjelaskan bahwa kunci kemenangan mereka terletak pada ketenangan dan strategi pembagian fokus. Apalagi, kedua kategori memiliki sistem penilaian yang berbeda, yakni sistem gugur pada Open Sumo dan sistem poin pada Close Sumo.
“Faktor utama kemenangan kami adalah kerja sama tim dan ketenangan. Tanpa chemistry yang kuat, mustahil kami bisa membawa pulang dua medali sekaligus,” tutur Evan yang telah mempersiapkan timnya sejak November 2025 lalu.
Dukungan sekolah dalam hal pendanaan dan fasilitas menjadi pilar penting bagi kesiapan tim selama masa persiapan tiga bulan terakhir. Ke depan, tim robotik SMA Labschool Unesa 1 Surabaya tidak hanya puas dengan medali nasional, tetapi juga menargetkan pengembangan teknologi robot yang lebih canggih untuk bersaing di kompetisi internasional.][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: