
www.unesa.ac.id
Menurutnya menjadi yang terbaik harus memiliki nilai yang tinggi, Oleh karenanya, wisudawan kelahiran Surabaya 22 tahun yang lalu ini rajin belajar dan mengejar ketertinggalan terutama materi dasar tentang akutansi..
Mahasiswa D3 Akuntansi angkatan 2014 tersebut selain rajin dalam perkuliahan juga aktif dalam organisasi. Di samping itu, dia juga memiliki kesibukan mengajar les privat serta membantu usaha orang tua di rumah. “Tugas kuliah yang menumpuk itu standar, kesulitannya adalah membagi waktu untuk kegiatan organisasi yang sangat padat dan membantu orang tua karena memiliki usaha warung,” jelas anggota HMJ Akuntansi Unesa periode 2015/2016 tersebut.
Setelah lulus, anak pasangan Suharmanto dan Denok Suprihatin ini ingin langsung bekerja, namun tidak menutup kemungkinan melanjutkan studi atau alih jenjang S1. Dewi berhasil meraih IPK 3,72 dengan tugas akhir berjudul Penerapan Pengendalian Internal untuk Mengatasi Piutang Usaha Tidak Lancar (Studi pada PT Sucifindo Surabaya. (suryo/sir)
Share It On: