
Wakil Rektor bidang 4 Unesa Prof. Dwi Cahyo Kartiko saat memberikan pengarahan dalam kegiatan workshop.
Unesa.ac.id (Karanganyar)- Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Negeri Surabaya sukses menggelar Workshop tahunan pada 29-30 Oktober 2025.
Bertempat di Hotel Anaya Azana Boutiqe Tawangmangu, Karangnayar, Jawa Tengah, selain menghasilkan rumusan dan capaian masing-masing Direktorat di bawah koordinasi bidang 4, juga dihadiri para pimpinan Unesa.
Pimpinan yang hadir di antaranya, Wakil Rektor 1 Martadi, Wakil Rektor 2 Bachtiar Syaiful Bachri, Wakil Rekor Bidang 3 Bambang Sigit Widodo, Wakil Rektor 4 Dwi Cahyo Kartiko, Plt MWA Budi Jatmiko, serta staf ahli Rektor Sujarwanto dan juga Hari Setiono.
Selain jajaran pimpinan, workshop juga diikuti semua unsur Direktorat di bawah naungan bidang 4, yakni Direktorat Perencanaan, Pengembangan, dan pelaporan, Direktorat Unesa Global Engagement, Direktorat PPIT, Direktorat Humas, Informasi Publik, dan Protokoler serta Direktorat Branding dan Media.
Wakil Rektor 2, Bachtiar Syaiful Bachri, mewakili rektor Unesa Cak Hasan, menyambut baik kegiatan workshop bidang 4 yang mengusung tema Strategi Penguatan Kolaborasi Akademik dan Non-Akademik menuju Universitas Berdaya Saing Global.
Dalam sambutannya, Bachtiar berharap, workshop tersebut dapat menghasilkan rumusan yang dapat menunjang kemajuan kampus Rumah Para Juara itu. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar semua bidang. “Untuk menjadi perguruan tinggi yang besar dan maju, semua harus mampu berkolaborasi dengan baik,” ujarnya.
Guru besar FIP itu juga menyematkan empat poin terkait hal yang perlu dilakukan Unesa. Pertama, terkait kemandirian keuangan sebagai PTNBH. Ia berharap, income generating dari non-UKT bisa ditingkatkan melalui optimalisasi berbagai SDM yang dimiliki Unesa. “Kita punya banyak pakar, yang ke depan bisa dioptimalkan,” tandasnya.

Jajaran pimpinan Unesa turut hadir dalam kegiatan workshop
Kedua, Bachtiar juga menyoroti tentang pentingnya meningkatkan kompetensi tenaga kependidikan (tendik). Dengan kompetensi yang baik, ke depan, tendik bisa memiliki peran penting dalam menunjang kemajuan Unesa.
“Berikutnya (ketiga) adalah meningkatkan sadar hukum di wilayah masing-masing. Hal ini penting, agar semakin banyak fakultas yang meraih predikat Zona Integritas (ZE),” tegasnya. Kemudian, yang keempat adalah pemeliharaan dan peningkatan aset-aset Unesa.
Wakil Rektor 1 Martadi, menambahkan empat poin untuk Unesa Satu Langka di Depan. Yakni kolaborasi, kemandirian, inovasi dan adaptif. Bagi Martadi, empat hal itu menjadi rujukan penting untuk bisa membawa Unesa semakin melesat menuju kampus kelas dunia.
Senada, Wakil Rektor 3 Bambang Sigit Widodo menitipkan 4 hal untuk mempercepat Unesa masuk level dunia, utamanya dalam perangkingan internasional. Untuk mencapai itu, ia berharap adanya kerja sama lintas sektoral antarbidang, mendorong civitas akademika meningkatkan riset dan penelitian melalui one lecture one document, serta hilirasi hasil riset dan penelitian melalui Inkubator Bisnis Terpadu (IBT) yang tidak lama lagi akan diresmikan.
“Semoga, target Unesa masuk di rangkin 401 Times Higher Education, bisa tercapai dengan dukungan semua pihak,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor 4 Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Dwi Cahyo Kartiko berharap melalui kegiatan ini, teamwork dan kolaborasi, terutama di bidang 4 semakin kuat untuk mencapai target-target standar tinggi yang ditetapkan Rektor Unesa.
“Kami optimis dengan semangat bersama bisa bekerja sama, Unesa mampu memberi kontribusi penting untuk Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (sir)
Share It On: