Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Peringkat Unesa Meningkat dalam Webometrik

bnr-arrow-1-1.png

Hari ini (7/2) Cybermetrics Lab yang berpusat di Spanyol kembali merilis peringkat laman perguruan tinggi terbaik sedunia. Pada edisi Januari 2013 ini, Unesa menduduki peringkat ke-47 di Indonesia, peringkat ke-136 Asia Tenggara, peringkat ke-685 Asia, dan peringkat ke-3.002 dunia. Berikut riwayat Unesa dalam pemeringkatan Webometrics beserta peringkat per indikatornya.

Edisi

Dunia

Asia Tenggara

Indonesia

Posisi Dunia Berdasarkan Indikator

Size

Visibility

Rich File

Scholar

Juli 2010

9.397

-

88

9.761

8.808

11.396

8.570

Jan 2011

10.492

-

106

10.180

7.795

12.757

6.898

Juli 2011

4.965

-

48

5.756

6.932

3.017

6.048

Jan 2012

3.983

-

50

840

7.040

6

8.263

Nama Baru Indikator Penilaian

Presence

Impact

Openness

Excellence

Juli 2012

4.199

199

61

32

6.249

8.347

4.603

Jan 2013

3.002

136

47

442

5639

2232

4583



Berdasarkan data tersebut, peringkat Unesa di dunia naik 1197 angka ke atas. Peringkat Unesa di Asia Tenggara naik 63 angka ke atas. Peringkat Unesa di Indonesia juga naik 14 angka ke atas. Sementara itu, di antara eks-IKIP, Unesa berada di posisi ke-6 setelah Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha).

Secara keseluruhan indikator penilaian (presence, impact, openness, excellence) pada peringkat Unesa tahun ini menunjukkan perbaikan, kecuali indikator presence. Dua indikator yang harus terus menjadi perhatian sebagai bahan perbaikan adalah indikator impact, yakni indikator rekomendasi seseorang/pengunjung terhadap laman Unesa sebagai lamanrujukan dalam sebuah tautan dan/atau laman. Untuk menguatkan indikator impact yang memiliki porsi penilaian 50% dari persentase keseluruhan indikator penilaian tersebut, maka pemanfaatan aplikasi laman atau blog seperti blogspot, multiply, blogger, dan lain-lain sebagai media pembelajaran yang kemudian memberi tautan www.unesa.ac.id pada aplikasi laman/blog tersebut dapat menguatkan peringkat impact laman Unesa.

Sementara itu, indikator excellence dipengaruhi oleh belum banyaknya karya ilmiah sivitas akademika yang terindeks oleh Scimago. Indikator excellence inimemiliki porsi penilaian 15% dari persentase keseluruhan penilaian dalam sistem pemeringkatan webometrics.

Oleh karena itu agar Unesa semakin kukuh dalam keilmuan dan unggul dalam kependidikan maka sivitas akademika perlu memublikasikan jurnal ilmiahnya ke dalam laman Unesa melalui subdomain cv.unesa.ac.id, jurnal.unesa.ac.id, elearning.unesa.ac.id, dan blog.unesa.ac.id.

Indikator lainnya dalam sistem pemeringkatan webometrics adalah presence (volume konten global yang terindeks Google) memiliki bobot 20% dan openness (jumlah kekayaan berkas dalam bentuk pdf, doc, docs, dan ppt yang terindeks di google scholar) memiliki bobot 15%. Dengan empat parameter penilaian tersebut menunjukkan bahwa sistem pemeringkatan webomterics ini tidak hanya mendasarkan dari segi popularitas laman melainkan juga dari segi kontennya. (Byu/syt)

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):