Banting Tulang Terbayar Tuntas, Kisah Dini Yusa Rachman Menjadi Adiwisudawan Unesa
Dini Yusa Rachman berhasil menjadi wisudawan terbaik Fisipol Unesa dengan IPK 3,87 meskipun sempat menghadapi tantangan ekonomi yang berat. Selama masa studi, ia bekerja sampingan sebagai tutor dan membantu usaha jahit ibunya untuk membiayai pendidikan serta kebutuhan hidup. Selain berprestasi akademik, Dini aktif berorganisasi dan berhasil meraih pendanaan wirausaha mahasiswa. Skripsinya yang membahas keseimbangan hidup perempuan pekerja pabrik mencerminkan kepekaan sosialnya terhadap isu ketenagakerjaan. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa keterbatasan finansial dapat diatasi dengan tekad kuat dan kerja keras.
Read More






