
Wakil Rektor IV Unesa, Dwi Cahyo Kartiko dan Direktur PPIS Mutimmatul Faidah serta jajarannya bersama Ketua MPRTNI, Eduart Wolok.
Unesa.ac.id. JAKARTA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mempertegas perannya dalam manajemen kebencanaan nasional dengan memperkenalkan "Kurikulum Tangguh Bencana". Inovasi ini dipaparkan dalam forum Konsorsium Perguruan Tinggi (PT) Tanggap Bencana yang diselenggarakan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, pada Rabu, 14 Januari 2026.
Pertemuan strategis yang dihadiri para rektor dan penanggung jawab bidang kebencanaan dari berbagai perguruan tinggi ini dibuka Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Fauzan Adzima.
Forum ini menjadi ruang kolaborasi bagi institusi pendidikan tinggi untuk memperkuat sinergi tanggap bencana.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, menjelaskan bahwa Tim Unesa Peduli Bencana telah menyusun kurikulum kebencanaan komprehensif yang mencakup tiga fase krusial.
Ketiganya adalah Kurikulum Siaga Bencana sebagai bentuk mitigasi awal, Kurikulum Tanggap Bencana untuk penanganan saat kejadian, serta Kurikulum Tangguh Bencana untuk proses pemulihan jangka panjang.
Inovasi Unesa tidak berhenti pada kurikulum formal di sekolah atau kampus. Dwi Cahyo Kartiko juga menawarkan program Pendidikan Keluarga Tangguh Bencana.
Program ini dirancang sebagai pola edukasi kesiapsiagaan di tingkat keluarga, guna membekali masyarakat dengan kemampuan mengambil keputusan yang tepat dan cepat saat menghadapi situasi darurat.
Direktur Pencegahan dan Penanggulangan Isu Strategis (PPIS) Unesa, Mutimmatul Faidah, menambahkan bahwa seluruh perangkat kurikulum ini telah siap untuk diimplementasikan secara nasional mulai Januari ini.
Ia menegaskan bahwa melalui konsorsium ini, Unesa berkomitmen memberikan kontribusi berkelanjutan demi mewujudkan Indonesia Tangguh Bencana.
Peran aktif dalam bidang kesehatan, psikososial, hingga teknologi tepat guna menjadi bagian dari proses implementasi tridarma perguruan tinggi yang berdampak di Unesa. Kontribusi membangun bangsa yang lebih tangguh merupakan bagian dari komitmen kampus ‘Rumah Para Juara.” ][
***
Penulis: Tim PPIS Unesa
Editor: @zam*
Dok: Tim PPIS Unesa
Share It On: