Unesa kembali meluluskan doktor dari Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra, dengan Promovendus Dr.Sueb Hadi,M.Pd dan Dr. Siti Aida Aziz M.Pd. Bertempat di Gedung Pasca Sarjana (15/6) keduanya diuji secara terbuka. Promovendus Dr.Sueb Hadi, M.Pd mempresentasikan disertasinya yang berjudul "Bahasa Pidato Kampanye Pemilu 2009: Kajian Analisis Wacana", didalamnya dia mengkaji bahasa pidato yang digunakan dalam kampanye dari segi analisis wacana. Dia menyontohkan salah satu capres yang bertema mengacu pada peningkatan kesejahteraan rakyat, berstruktur konvensional , dan pemaknan kata yang menyangkut ekisperiensial , nilai rasional, nilai ekspresif, serta intonasi yang digunakan oleh capres.
Sedangkan Dr. Siti Aida Aziz M.Pd membuat disertasi dengan judul "Etika dan Kepemimpinan Dalam Novel-Novel Karya Pramudya Ananta Toer", berisikan tentang pengguana etika dan kepemimpian di dalam cerita beberapa novel yang menjadi disertasisnya. Dia memisalkan novel yang berjudul Gadis Pantai, novel tersebut menceritakan bahwa tokoh mbok sangat memahami posisinya lebih rendah daripada atasnya dalam hal ini bendoro-nya. Hal tersebut berkaitan dengan etika bergaul sedangkan pada kepemimpinan demokrasi, ada pada novel yang berjudul Korupsi, Bakir (tokoh aku) dengan bijaksana memberi perlop kepada pembantunya atas izin selama dua bulan tidak masuk kantor , membalas salam yang diucapkan seorang opas , dan merestui mengumpulkan kertas-kertas bekas dijual diloakan, buat keperluan rumah tangganya (opas) bijaksana kepada pegawai-pegawai yang lain, juga kepada anak-anak dan istrinya. Sebagai salah satu peguji dalam ujian terbuka kali ini, Prof. Dr. H. Haris Supratno diberi kesempatan untuk memberikan pesan kepada kedua doktor baru tersebut. Mantan rektor Unesa ini berharap, kedepannya para doktor lulusan Unesa ini mampu mengamalkan ilmu dan dapat bergaul dengan mahasiswa, bergaul dengan dan dosen dan bergaul dengan masyarakat luas. [Tirta_Humas]
Sedangkan Dr. Siti Aida Aziz M.Pd membuat disertasi dengan judul "Etika dan Kepemimpinan Dalam Novel-Novel Karya Pramudya Ananta Toer", berisikan tentang pengguana etika dan kepemimpian di dalam cerita beberapa novel yang menjadi disertasisnya. Dia memisalkan novel yang berjudul Gadis Pantai, novel tersebut menceritakan bahwa tokoh mbok sangat memahami posisinya lebih rendah daripada atasnya dalam hal ini bendoro-nya. Hal tersebut berkaitan dengan etika bergaul sedangkan pada kepemimpinan demokrasi, ada pada novel yang berjudul Korupsi, Bakir (tokoh aku) dengan bijaksana memberi perlop kepada pembantunya atas izin selama dua bulan tidak masuk kantor , membalas salam yang diucapkan seorang opas , dan merestui mengumpulkan kertas-kertas bekas dijual diloakan, buat keperluan rumah tangganya (opas) bijaksana kepada pegawai-pegawai yang lain, juga kepada anak-anak dan istrinya. Sebagai salah satu peguji dalam ujian terbuka kali ini, Prof. Dr. H. Haris Supratno diberi kesempatan untuk memberikan pesan kepada kedua doktor baru tersebut. Mantan rektor Unesa ini berharap, kedepannya para doktor lulusan Unesa ini mampu mengamalkan ilmu dan dapat bergaul dengan mahasiswa, bergaul dengan dan dosen dan bergaul dengan masyarakat luas. [Tirta_Humas]
Share It On: