
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id. SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menorehkan sebuah pencapaian yang membanggakan setelah berhasil masuk dalam QS Sustainability Rankings 2026, pemeringkatan global yang menilai kontribusi perguruan tinggi pada aspek keberlanjutan.
Nadi Suprapto, Direktur Inovasi, Pemeringkatan, dan Publikasi Ilmiah Unesa menjelaskan, daftar yang dirilis Quacquarelli Symonds (QS) pada 18 November 2025 itu mencakup 2.000 universitas dari 108 negara.
Dalam daftar tersebut, Unesa menempati kategori peringkat global 1501+, posisi yang menandai lompatan kampus ‘Rumah Para Juara’ bidang pendidikan dan berkelanjutan.
QS Sustainability Rankings menjadi salah satu rujukan penting untuk melihat sejauh mana universitas mengambil peran dalam menjawab tantangan global, mulai dari isu lingkungan, sosial, hingga tata kelola institusi yang berdampak.
Penilaian dilakukan melalui sejumlah indikator yang mencakup environmental impact, social impact, environmental education, employability and opportunities, health and wellbeing, knowledge exchange, impact of education, environmental research, equality, environmental sustainability, hingga governance.
Pada edisi 2026, Unesa mencatat skor tertinggi pada indikator governance dengan nilai 84,5, mendekati sempurna. Hasil ini mencerminkan kuatnya tata kelola Unesa, struktur manajemen yang dinilai transparan, akuntabel, dan memiliki arah kebijakan keberlanjutan yang jelas serta terintegrasi.
Tidak hanya itu, Unesa dinilai mampu membuka ruang partisipasi bagi sivitas akademika dalam pengambilan keputusan. Kepemimpinan kampus juga dipandang menonjol karena berpijak pada prinsip etika, keadilan, serta tanggung jawab sosial, sekaligus didukung organisasi yang siap mendorong penerapan prinsip ESG secara menyeluruh.
Rektor Unesa, Nurhasan menegaskan bahwa capaian ini lahir dari kerja kolektif seluruh warga kampus dalam memperkuat budaya keberlanjutan.
Ia menyebut keikutsertaan Unesa dalam QS Sustainability 2026 sebagai bukti komitmen bersama untuk menghadirkan lingkungan kampus yang lebih hijau, inklusif, dan memberi dampak sosial luas.
“Capaian Unesa dalam pemeringkatan ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi Indonesia semakin termasuk Unesa bisa berkontribusi untuk keberlanjutan di level global,” ujarnya.
Guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) yang akrab disapa Cak Hasan itu menambahkan, prestasi ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak inovasi dan program berbasis keberlanjutan melalui kolaborasi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat. []
***
Penulis: Puput Saputra (FBS)
Editor:P @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: