
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyambut kunjungan internasional delegasi École Centrale de Lille, Prancis di ruang rapat, lantai 10, Rektorat Kampus 2 Lidah Wetan, Surabaya, pada Selasa, 24 Februari 2026.
Pertemuan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes, serta perwakilan dari Prancis, Cyrielle Rohart, yang menjabat sebagai Kepala Kantor Hubungan Internasional École Centrale de Lille.
Pertemuan ini dimaksudkan untuk membahas rencana kerja sama yang mencakup implementasi program double degree, joint supervision, untuk program riset mahasiswa, serta penyelenggaraan konferensi internasional di masa mendatang.
Sebagai salah satu institut teknologi teknik (engineering) terkemuka di Prancis, École Centrale de Lille melihat Unesa sebagai mitra strategis di Asia Tenggara.

www.unesa.ac.id
Cyrielle Rohart mengungkapkan bahwa misi ini merupakan perintah langsung dari Direktur École Centrale de Lille, Thomas Maurer, untuk memperkenalkan dan mendiskusikan potensi kerja sama bidang akademik di Indonesia, salah satunya dengan Unesa.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, Unesa tengah mempersiapkan aspek teknis guna mendukung sejumlah rencana kerja sama tersebut. Persiapan ini meliputi penyelarasan kurikulum serta kesiapan dosen-dosen yang akan terlibat langsung dalam program yang direncanakan.
Dwi Cahyo Kartiko menyambut baik penjajakan dan rencana kerja sama tersebut. Menurutnya, ini bisa menjadi jembatan penguatan kemitraan internasional Unesa yang dapat membuka peluang mahasiswa dan dosen untuk berpartisipasi dalam program akademik kolaboratif internasional.

www.unesa.ac.id
“Nantinya, mahasiswa program riset di Unesa akan mendapatkan bimbingan dari supervisor asal Unesa maupun dari Université de Lille. Istilahnya kolaborasi, sama-sama memberi penguatan. Ini bisa menjadi warna sendiri bagi atmosfer akademik Unesa,” ucap guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa itu.
Selain itu, dalam sesi diskusi juga membuka peluang kerja sama melalui skema Erasmus Plus, khususnya untuk program mobilitas internasional (K171). Program ini diharapkan dapat memfasilitasi pertukaran dosen dan mahasiswa, sehingga memperkaya pengalaman akademik di tingkat global.
Ia berharap para akademisi dari Université de Lille dapat berpartisipasi dalam berbagai program internasional Unesa, salah satunya international conference mendatang. “Sebagai langkah awal, harapannya setelah pertemuan ini teman-teman dari Université de Lille bisa jadi narasumber di kegiatan international conferencedan berikutnya untuk double degree,” ujarnya. ][
***
Reporter: Azam Mudzaky (Internship) & Dinda Aulia (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: