
Unesa.ac.id, SURABAYA — Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat kerja sama internasional dengan Birmingham City University (BCU), Inggris, beberapa waktu lalu melalui pengembangan program pendidikan, kursus internasional, hingga peluang peningkatan kompetensi dosen.
Dalam agenda tersebut, Unesa berdiskusi dengan tim kerja sama internasional BCU mengenai berbagai peluang pengembangan program akademik, riset, serta peningkatan kapasitas sivitas akademika melalui fasilitas unggulan yang dimiliki universitas mitra.
Rektor Unesa Nurhasan atau Cak Hasan menyampaikan bahwa Birmingham City University menyambut baik kehadiran Unesa dan membuka peluang kerja sama di berbagai bidang keilmuan. Salah satu fokus yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut ialah pengembangan bidang kesehatan, keperawatan, dan olahraga yang didukung fasilitas pembelajaran modern.
“Mereka memiliki berbagai fasilitas kesehatan yang menjadi salah satu keunggulan, termasuk laboratorium praktik keperawatan, simulator ambulans, dan fasilitas pendukung lainnya,” ujarnya pada Sabtu, 26 September 2026.
Dalam kunjungan itu, Unesa meninjau sejumlah fasilitas pembelajaran yang dimiliki BCU, terutama laboratorium kesehatan dan sarana praktik keperawatan. Fasilitas tersebut menjadi gambaran mengenai pendekatan pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan dalam mendukung kompetensi mahasiswa di bidang kesehatan.
Setelah agenda peninjauan fasilitas kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke arena olahraga milik Birmingham City University yang berada dekat dengan Villa Park Stadium, markas klub sepak bola Aston Villa. Dalam kesempatan tersebut, delegasi Unesa melihat langsung fasilitas olahraga yang mendukung pengembangan program studi bidang keolahragaan.

Nurhasan menjelaskan, diskusi bersama BCU turut membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat diwujudkan dalam bentuk program bersama. Beberapa bentuk kerja sama yang dijajaki meliputi summer course, short course, program master dan Ph.D., serta Postgraduate Certificate (PGCert).
“Dari hasil diskusi, ada beberapa program yang bisa dikembangkan bersama, seperti short course atau soft course yang dilaksanakan secara kolaboratif. Kami melihat peluang ini dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa maupun dosen Unesa,” katanya.
Salah satu program yang menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut ialah PGCert. Program ini merupakan sertifikasi pengembangan kompetensi dosen dengan kualifikasi pendidikan tinggi yang mengacu pada sistem pendidikan Inggris. Program tersebut memiliki skema pembelajaran dengan durasi lebih dari satu tahun dan melalui proses seleksi bagi kandidat yang akan mengikutinya.
Melalui program PGCert, Unesa membuka peluang peningkatan kapasitas dosen agar memiliki pengalaman akademik dengan standar internasional. Seleksi peserta nantinya akan dilakukan di Indonesia untuk menentukan kandidat dosen yang memenuhi kualifikasi mengikuti program tersebut. []
***
Reporter: Puput
Editor: @zam*
Foto: Tim Kerjasama Unesa






