
Pelatihan ini membekali mahasiswa dengan kemampuan digital, khususnya strategi melakukan live streaming dan cara menjadi host yang berkompeten.
Unesa.ac.id. SURABAYA—Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berkolaborasi dengan TikTok Shop by Tokopedia menggelar ‘Workshop Certified Live Host Program’ di Auditorium Fakultas Psikologi, Kampus II Lidah Wetan, pada Selasa, 23 September 2025.
Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis, 25 September 2025 ini menghadirkan materi seputar dunia e-commerce dan keterampilan praktis menjadi host profesional. Ketua pelaksana, Teuku Rifqi Ar Rafi’ menyebutkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar menjadi host, tetapi juga memahami dinamika pasar digital.
“Pelatihan ini membuka jalan sekaligus mengasah keahlian, khususnya di bidang public speaking yang sangat menentukan keberhasilan seorang live host,” jelasnya.
Presiden UKM Kewirausahaan Unesa, Karima Kamil berharap agar pelatihan ini memberi wawasan baru dan membuka peluang besar bagi peserta di masa depan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan sekaligus menjawab tantangan era digital.
Dalam sesi pemaparan, TikTok Shop Partnership, Regine Lie membahas keterampilan esensial, mulai dari dasar-dasar live streaming, strategi promosi, hingga analisis data performa siaran langsung untuk mendorong penjualan.
Ia menegaskan bahwa live streaming menjadi metode efektif menjangkau audiens secara organik tanpa biaya iklan, sehingga sangat relevan bagi pemula maupun pelaku UMKM atau usaha mikro, kecil, dan menengah.

www.unesa.ac.id
Regine juga menekankan empat aspek utama yang harus dikuasai seorang host, yakni penampilan yang sesuai tema, ekspresi dan bahasa tubuh yang energik, intonasi bicara yang jelas, serta keaslian dalam mempromosikan produk.
“Kredibilitas adalah kunci. Kejujuran dan pengalaman pribadi jauh lebih berharga daripada klaim yang tidak terbukti,” tegasnya.
Sementara itu, Engagement and Partnership Development TikTok Shop, Dea Cintya Oktavianti, menguraikan tiga elemen penting dalam perencanaan live, yaitu menentukan tujuan siaran, memilih tema yang relevan, dan menyeleksi produk yang tepat.
Ia juga memaparkan strategi sesi live, mulai dari traffic driver dengan produk populer, dilanjutkan GMV driver untuk mendorong transaksi, hingga high profit product yang dapat memaksimalkan keuntungan.
Dalam kelas interaktif, Cintya mengajak peserta bekerja dalam kelompok untuk menganalisis kekuatan, kelemahan, dan peluang perbaikan dari sejumlah video live yang ditampilkan. Aktivitas ini mendorong peserta untuk berpikir kritis sekaligus mengasah kemampuan evaluasi.
Pada sesi wawancara, Cintya menjelaskan bahwa dua hari pertama diisi dengan pemaparan materi, sedangkan hari ketiga ditutup dengan ujian. Peserta yang berhasil lulus akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai live host bersertifikasi.
“Melalui program ini, TikTok Shop by Tokopedia berkomitmen mendukung UMKM agar mampu menjangkau pasar digital, tidak hanya bergantung pada penjualan offline. Kami ingin mendorong mereka untuk memanfaatkan metode baru seperti live streaming agar lebih adaptif menghadapi perkembangan zaman,” pungkasnya.
***
Reporter: Ahmad Daffa F. (FT)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa
Share It On: