
TEROBOSAN! Siswa SMA Labschool Unesa 1 Surabaya belajar bahasa Mandarin pada Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin FBS. Mulai minggu ini, mereka mengikuti ‘perkuliahan’ secara luring di kampus.
Unesa.ac.id., SURABAYA—SMA Labschool Unesa 1 Surabaya menyelenggarakan program Pre-University Class bagi peserta didik kelas X, yang berlangsung sejak 1 September 2025. Program perdana ini memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk mengikuti perkuliahan di tiga program studi pada Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unesa, yakni Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Jepang, dan Pendidikan Bahasa Mandarin.
Kepala Badan Pengelola Labschool Unesa, Sujarwanto menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mengasah kemampuan bahasa asing peserta didik sekaligus memberikan pengalaman nyata atmosfer perkuliahan.
“Harapannya, motivasi murid untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi semakin meningkat. Ini juga menjadi langkah awal kolaborasi Labschool dengan FBS Unesa. Ke depan, SMK Labschool juga bisa menyusul bekerja sama dengan fakultas-fakultas lain di Unesa,” terangnya.
Sementara itu, Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya, Dewi Purwanti, menuturkan program Pre-University Class mulai digagas pada tahun ajaran baru 2025/2026. Pada tahap awal, program ditujukan untuk murid kelas X dengan tiga pelajaran yang diikuti secara langsung di FBS Unesa.
“Sebanyak 109 murid mengikuti Basic Phonetics di Prodi Sastra Inggris, 26 murid mengikuti Shokyu Nihongo di Prodi Pendidikan Bahasa Jepang, dan 16 murid mengikuti Berbicara Dasar di Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dewi Purwanti menambahkan program ini akan dilaksanakan secara luring di kelas masing-masing prodi dengan didampingi satu guru dari SMA.
“Karena pekan lalu ada kebijakan hybrid, pertemuan perdana sempat dilaksanakan secara daring. Namun selebihnya akan dilaksanakan secara tatap muka.
Murid mengikuti kegiatan pembelajaran bersama mahasiswa, bahkan turut mengerjakan tugas, hanya saja tanpa ujian dan penilaian dari dosen,” imbuhnya.
Ridho Atta Ahmad, salah satu murid yang mengikuti program ini mengaku merasakan manfaat besar dari program ini. “Saya lebih mudah memahami pembelajaran bahasa Inggris dan program ini memberi gambaran tentang bagaimana kuliah nantinya,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Aira, murid kelas X yang mengikuti kuliah Bahasa Mandarin. “Saya senang karena bisa memahami bahasa baru lebih mendalam dibandingkan di kelas biasa, sekaligus merasakan pengalaman belajar langsung di perkuliahan,” ucapnya.
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Tim SMA Labschool Unesa
Share It On: