Regional Marketing Coordinator, Royal Melbourne Institute Technology (RMIT) University, Australia berkunjung di Unesa (27/6), membicarakan tentang program Credit Transfer. Kunjungan kali ini, RMIT University diwakili oleh Mr.Louis Fernandes selaku Regional Marketing Coordinator RMIT University, mendiskusikan mengenai beragam program kerjasama Credit Transfer. Salah satunya adalah pertukaran mahasiswa Unesa ke RMIT University dan sebaliknya, pihak RMIT University mengirimkan mahasiswanya untuk belajar di Unesa.
Credit Transfer Unesa-RMIT juga memfasilitasi program kursus Bahasa Inggris selama sepuluh minggu, gratis bagi pelajar yang akan dikirim. Kunjungan yang disambut langsung oleh Rektor Unesa, Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd., dalam program Credit Transfer ini merekomendasikan Kelas International Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam(FMIPA) untuk dikirim. Menurutnya, Kelas International FMIPA mempunyai peluang Credit Transfer ke luar negeri seperti ke Singapura, Malaysia dan Thailand. Sedangkan untuk biaya pendidikan Credit Transfer dilakukan di negara asal masing-masing pelajar yang dikirim.
Syarat Credit Transfer ditentukan oleh masing-masing fakultas yang memiliki anak didik fresh graduate dengan top rank dan berpotensi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Tujuannya, agar program kerjasama kali ini dapat mengarahkan pada internasionalisasi mahasiswa yakni mencitrakan perguruan tinggi dalam dunia internasional. Serta memfasilitasi mahasiswa supaya tidak hanya berkesempatan menempuh pendidikan di negara lain tapi juga sebagai ajang duta (wakil) lembaga negara dalam dunia pendidikan. [Herfiki_Humas]
Credit Transfer Unesa-RMIT juga memfasilitasi program kursus Bahasa Inggris selama sepuluh minggu, gratis bagi pelajar yang akan dikirim. Kunjungan yang disambut langsung oleh Rektor Unesa, Prof. Dr. Muchlas Samani, M.Pd., dalam program Credit Transfer ini merekomendasikan Kelas International Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam(FMIPA) untuk dikirim. Menurutnya, Kelas International FMIPA mempunyai peluang Credit Transfer ke luar negeri seperti ke Singapura, Malaysia dan Thailand. Sedangkan untuk biaya pendidikan Credit Transfer dilakukan di negara asal masing-masing pelajar yang dikirim.
Syarat Credit Transfer ditentukan oleh masing-masing fakultas yang memiliki anak didik fresh graduate dengan top rank dan berpotensi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Tujuannya, agar program kerjasama kali ini dapat mengarahkan pada internasionalisasi mahasiswa yakni mencitrakan perguruan tinggi dalam dunia internasional. Serta memfasilitasi mahasiswa supaya tidak hanya berkesempatan menempuh pendidikan di negara lain tapi juga sebagai ajang duta (wakil) lembaga negara dalam dunia pendidikan. [Herfiki_Humas]
Share It On: