Kode Prodi: 21302
SK: 1063/KPT/I/2019
144 SKS
Informasi Program Studi
SK Selenggara
1063/KPT/I/2019
SKS Lulus
144
Visi
- Menjadi program studi ilmu terapan teknik mesin yang unggul di bidang rekayasa manufaktur dan menghasilkan sarjana terapan berkarakter tangguh, adaptif, inovatif, berwawasan teknologi serta berjiwa wirausaha
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan di Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Manufaktur berkualitas yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja dan perkembangan IPTEK, mengacu pada KKNI dan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.
- Mengembangkan rekayasa dalam bidang teknologi manufaktur yang dilandasi profesionalisme untuk diterapkan kepada masyarakat.
- Mengembangkan kerja sama dengan berbagai lembaga/instansi dan stakeholders dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Meningkatkan wawasan teknologi yang berkualitas dan berorientasi pada praktik di bidang rekayasa manufaktur.
- Menanamkan budaya kewirausahaan dan profesionalisme kepada civitas akademika.
- Membangun tata kelola program studi yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Tujuan
- Menghasilkan lulusan profesional di bidang teknologi manufaktur yang berwawasan teknologi, inovatif, dan berjiwa wirausaha.
- Meningkatkan kualitas penelitian di bidang teknologi manufaktur yang aplikatif.
- Mewujudkan jaringan kerja sama dengan stakeholder dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi.
- Mewujudkan sistem pengelolaan program studi yang berkualitas dan berkelanjutan.
- Mendukung ketercapaian lulusan yang siap kerja sesuai kebutuhan industri.
Profil Lulusan
- Manufacturing Engineer
- Applied Product Design Engineer
- Engineering Technopreneur
Nilai Dasar
- Tangguh (Resilient): Membentuk individu yang memiliki ketangguhan, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan di bidang rekayasa desain mekanik, material, dan proses manufaktur. Menginternalisasi nilai-nilai Pancasila, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah rekayasa, serta membangun sikap profesional dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika kebutuhan industri manufaktur.
- Kolaboratif (Collaborative): Mendorong kerja sama antara mahasiswa, dosen, dunia usaha, dan dunia industri (DUDI) dalam mengembangkan solusi rekayasa yang inovatif, efektif, dan aplikatif di bidang desain mekanik, material, dan proses manufaktur. Mengembangkan kemampuan kolaborasi lintas disiplin melalui kegiatan pembelajaran berbasis proyek, penelitian terapan, pengembangan produk, dan kerja sama industri untuk menyelesaikan permasalahan teknik mesin sesuai kebutuhan dan perkembangan teknologi manufaktur.
- Adaptif (Adaptive): Mengembangkan kemampuan individu untuk beradaptasi secara cepat dan responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan dinamika kebutuhan industri, khususnya dalam bidang rekayasa desain mekanik, material, dan proses manufaktur. Mendorong penguasaan teknologi manufaktur digital, otomasi industri, dan penerapan prinsip Industri 4.0 guna meningkatkan kemampuan inovasi, efisiensi produksi, serta daya saing dalam menghadapi perubahan kebutuhan industri nasional dan global.
- Inovatif (Innovative): Menghasilkan Sarjana Terapan Teknik Mesin yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif dalam menciptakan inovasi serta mengembangkan teknologi di bidang rekayasa desain mekanik, material, dan proses manufaktur. Mendorong kemampuan mahasiswa dalam melakukan optimasi desain, pengembangan material, peningkatan efisiensi proses manufaktur, serta perancangan dan pengembangan produk mekanikal yang aplikatif, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan industri.
- Inklusif (Inclusive): Membentuk Sarjana Terapan Teknik Mesin yang mampu menghargai keberagaman, menjunjung tinggi kesetaraan, dan menciptakan lingkungan akademik maupun profesional yang terbuka bagi setiap individu tanpa diskriminasi. Mendorong penerapan prinsip inklusivitas dalam bidang rekayasa desain mekanik, material, dan proses manufaktur melalui pengembangan produk yang ergonomis, aman, mudah diakses, serta mempertimbangkan kebutuhan dan keterbatasan pengguna yang beragam, termasuk penyandang disabilitas.
- Belajar Sepanjang Hayat (Lifelong Learning): Membentuk Sarjana Terapan Teknik Mesin yang memiliki kesadaran, kemandirian, dan komitmen untuk terus mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta kompetensi profesional secara berkelanjutan. Mendorong kemampuan belajar mandiri, mengikuti perkembangan teknologi, serta meningkatkan kompetensi melalui pelatihan, sertifikasi, dan pengalaman industri, khususnya dalam bidang rekayasa desain mekanik, material, dan proses manufaktur, agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan kebutuhan industri.
- Kewirausahaan (Entrepreneurship): Membentuk Sarjana Terapan Teknik Mesin yang memiliki jiwa kewirausahaan, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan mengidentifikasi serta memanfaatkan peluang usaha berbasis teknologi rekayasa. Mendorong pengembangan produk inovatif, jasa perancangan mekanik, rekayasa material, dan proses manufaktur yang memiliki nilai tambah serta potensi komersialisasi, sehingga mampu menciptakan usaha mandiri, meningkatkan daya saing produk, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri manufaktur.






