Kewajiban ekstrakurikuler Pramuka masuk dalam struktur kurikulum 2013 menjadi berkah tersendiri bagi UKM Pramuka Unesa. "Saya tidak menyangka bahwa banyak yang antusias mengikuti Kursus Mahir Dasar Pramuka Unesa 2014," tutur Achmad Irfandi, mahasiswa JBSI Unesa 2011 selaku Ketua Panitia Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar atau biasa disebut KMD. Kegiatan yang berlangsung pada 27 31 Mei 2014 bertempat di Gedung Pusdiklatda Argasonya Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Timur di Balongbendo, Sidoarjo ini diikuti 150 peserta yang terdiri atas anggota Pramuka Unesa, anggota Pramuka dari perguruan tinggi lain, guru, dan masyarakat umum. Selasa (27/5/2014) kegiatan ini resmi dibuka oleh Pembantu Rektor III Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Warsono, M.S. Pramuka Unesa sebagai fasilitator kegiatan berkerjasama dengan Pusdiklatda Jatim menyelenggarakan kegiatan ini. KMD bertujuan memberikan wadah bagi Pramuka untuk menambah pengetahuan dan keterampilan membina serta mencetak pembina Pramuka yang berdedikasi tinggi, profesional, dan bersertifikat guna menyukseskan implementasi kurikulum 2013. Dengan mengusung tema membentuk kriteria pembina Pramuka yang berkarakter dan bersertifikasi, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan indoor tetapi juga kegiatan outdoor. Peserta mendapat pelatihan membina golongan siaga, penggalang, penegak, dan pandega bergiliran setiap harinya. Tidak hanya itu, pada hari terakhir KMD Pramuka Unesa 2014 ini terdapat Kegiatan ODSAG (Outdoor Scout Activity Games). Setiap peserta melakukan outbond dan terdapat kompetisi di dalamnya. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberi semangat dan kesan bagi peserta ketika kursus selesai. (Dini/Byu)
Share It On: