Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Quick Contact:
Follow Us:

Metode Role Playing untuk Kemampuan Berpikir Kritis

bnr-arrow-1-1.png

Tesis berjudul “Pengaruh Metode Role Playing dengan Memanfaatkan Sumber Belajar Lingkungan Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Keterampilan Berbicara pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris” mengantarkan Sudarwanti meraih penghargaan sebagai wisudawan terbaik Pascasarjana program S2 Teknologi Pendidikan. Wanita kelahiran Surabaya, 5 Mei 1970 tersebut meraih IPK 3,99 dengan predikat pujian.

Sudarwanti mengaku tidak menyangka dapat meraih IPK tersebut dan menjadi wisudawan terbaik. Ia mengaku kaget dan senang sekali atas pencapaian tersebut. Sudarwanti mengakui, kesuksesan tidak begitu saja diraih. Ia memerlukan perjuangan yang panjang dalam proses pengerjaan tesisnya yang menguras tenaga dan pikiran.

Sudarwanti menceritakan, pengambilan judul tesis diawali dari permasalahan yang terjadi di kelas. Setiap pelajaran bahasa Inggris di jenjang SMP, mayoritas siswa tidak aktif, malu dan takut menggunakan bahasa Inggris untuk menjawab pertanyaan. Dari permasalahan inilah Sudarwanti berpikir diperlukan motode pembelajaran yang bisa membantu siswa didik untuk berkomunikasi dan berinteraksi untuk mengeluarkan gagasan kreatif dalam berbahasa. Sedangkan dalam berkomunikasi dibutuhkan keterampilan mendasar yang berhubungan dengan proses-proses berpikir yang mendasari bahasa.

“Bahasa seseorang mencerminkan pikirannya. Semakin terampil seseorang berbahasa, semakin jelas jalan pikirannya. Keterampilan berbahasa dapat diperoleh melalui praktik dan banyak latihan. Melatih berbahasa berarti pula melatih keterampilan berpikir,” ungkapnya.

Di sisi lain, guru bahasa Inggris SMP Al-Falah Deltasari Sidoarjo ini sekarang sedang mewujudkan impian terbesarnya yang tidak jauh-jauh dengan dunia pendidikan. Saat ini, Sudarwanti sedang membangun Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tamaddun Afkar. Ia berharap sekolah yang sedang dirintis ini dapat mengedepankan pengembangan budaya literasi dan berbasis nasionalis-agamis. (wahyu/sir)

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):