Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Mahasiswa Asing UNESA Jajal Ragam Budaya Indonesia di Surabaya

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id, SURABAYA-Jalan-jalan bersama mahasiswa asing merupakan acara rutin yang diselenggarakan BIPA UNESA. Mahasiswa asing diajak mengenal ragam budaya Indonesia termasuk tempat-tempat bersejarah yang ada di Kota Surabaya. Program ini sempat terhenti semenjak pandemi Covid-19 dan baru dimulai lagi tahun ini.

“Pandemi membuat kegiatan ini jeda 2 tahun. Sekarang, seiring adanya kelonggaran dan mahasiswa asing diizinkan datang ke Indonesia, jadinya baru kami mulai lagi,” tutur Warsita, Dosen BIPA UNESA.

Dia melanjutkan, baru-baru ini, empat mahasiswa asing, dua dari Gambia dan satu dari Arab Saudi dan satu lagi dari Madagaskar bersama dosen dan sahabat BIPA menjajal tempat-tempat bersejarah dan ikon Kota Surabaya di antaranya, Museum Sepuluh November, patung surabaya di Kebun Binatang Surabaya, hingga alun-alun.

“Museum menjadi salah satu destinasi kami untuk belajar sejarah surabaya dengan mahasiswa asing mulai pukul 9-3 sore. Di sini, mereka cukup kagum dengan museum dan bisa mengetahui sejarah perjuangan rakyat Surabaya pada peristiwa 10 November,” terangnya.

Pada saat saat ke kebun binatang, ternyata ada mahasiswa asing yang baru melihat secara langsung beberapa hewan di sana. “Selama ini mereka hanya lihat di media sosial atau televisi ya. Jadi mereka baru melihatnya secara langsung ketika di Surabaya,” papar Warsita.

Program pengenalan budaya bertujuan untuk mengenalkan secara langsung ragam budaya Nusantara yang ada di Surabaya. Menurutnya, mahasiswa asing program BIPA tidak hanya belajar bahasa Indonesia, tetapi juga belajar langsung tentang budaya dan tradisi yang ada di Indonesia.

“Dengan memahami budaya dan tradisi di sini, siswa selain mengetahui banyak tentang Indonesia, juga bisa jadi pendukung dan memudahkan mereka dalam belajar bahasa Indonesia. Mereka juga bisa langsung berbicara untuk menanyakan arah, menjadikan aktualisasi pembelajaran yang ada di kelas secara konkret dengan orang Indonesia yang mereka temui selama touring,” paparnya. [Humas UNESA]

Penulis: Madina

Editor: @zam*

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):