Ini hanya reflektif. Tidak ada satu orang pun yang dapat menolak penyakit dan tidak ada seorang pun yang menjauhkan kesehatan. Kesehatan menjadi teramat penting sebagai penguat kreasi dan prestasi seseorang. Dia yang sehat adalah dia yang mempunyai peluang untuk berkreasi dengan dinamis. Untuk yang sakit, sudah menjadi keharusan, kerabat dan keluarga mengirim doa kesembuhan.Unesa, sebagai kampus yang cukup tua, tentu mempunyai jejak rekam sakit yang diidap dosen, karyawan, dan mahasiswa. Berdasarkan pengamatan, sakit yang sering diderita warga unesa sampai pada ajalnya paling sering adalah serangan jantung dan stroke, urutan berikutnya diabetes, disusul sakit ginjal, dan terakhir adalah penyakit lambung. Telah banyak, kader potensial Unesa yang terserang penyakit tersebut sampai pada ajalnya.
Berkaitan dengan hal itu, tampaknya perlu gerakan sehat yang dilaksanakan secara masif di Unesa. Sebar informasi detail tentang penyakit tersebut. Bentuk kelompok cegah dini melalui cek rutin wajib. Kampanyekan hidup sehat terus-menerus. Atur irama kerja yang tidak berpotensi kelelahan berat. Bentuk tim pengingat akan bahaya penyakit di atas. (Suyatno-Humas)
Share It On: