Kahima Ilmu Ekonomi, Naufal Prima Satria mengatakan, LKTI baru kali pertama dilaksanakan di Fakultas Ekonomi sehingga pesertanya masih dari FE sendiri dan FMIPA. Kegiatan PKTI dan LKTI, ujar Naufal, bertujuan mempersiapkan para mahasiswa baru atau Garda FE menghadapi Pimba (Pekan Ilmiah Mahasiswa Baru) yang berlangsung bulan depan.
“Jurusan ilmu Ekonomi berharap minimal mendapat 2 mendali emas atau maksimal juara umum di ajang Pimba,” terang Naufal.
Selain sebagai sarana mempersiapkan Pimba, kegiatan itu juga bertujuan mengenalkan cara menulis karya tulis ilmiah yang baik dan benar serta cara presentasi yang baik sehingga berkualitas dan dapat lolos didanai pemerintah. LKTI diikuti 5 peserta dari FE dan FMIPA.
Juara 1 Lomba Karya Tulis ilmiah pada kegiatan tersebut diraih oleh Spisy (Speed Bump of Hydraulic System) yaitu pembangkit listrik dengan memanfaatkan polisi tidur termodifikasi sistem hidrolik dengan B3 oli bekas guna mewujudkan Indonesia mandiri energi 2030. Juara 2 diraih Takaful Agrarism dengan judul Penguatan Pertanian Melalui Konsep Tabarru' untuk Ketahanan Pangan Nasional. Sedangkan Juara 3 diraih oleh Lazizma (Lembaga Zakat Infaq Shodaqoh Mahasiswa) dengan judul Media Pembiasaan Membayar Zakat, Infaq, Shodaqoh di Kalangan Mahasiswa Melalui Peer Education System.
“Saya berharap acara ini dapat dilaksanakan bukan hanya di tingkat regional saja tapi ke depan bisa dilaksanakan di tingkat nasional,” ujar Rachma Indrarini, SEI, M.SEI saat sambutan pembukaan PKTI dan LKTI. (hasna)
Share It On: