Giat, tekun dan pekerja keras. Itulah gambaran perempuan asli kota brem Madiun Musrifatul Indriani. Indriani merupakan wisudawan terbaik dari Fakultas Ekonomi Prodi Pendidikan Ekonomi. Skripsinya berjudul “Pengembangan Instrument Soal Three Tier Multiple Choice” mengantarkan dirinya meraih IPK 3,83 dengan predikat pujian. Dalam skripsinya Indri berharap guru mampu memahami kepribadian siswa sehingga dapat menentukan konsep yang tepat untuk siswa.
Awal perkuliahan Indriani memang tidak seperti mahasiswa baru lainnya yang dapat menikmati masa pengenalan kampus atau PKKMB. Pada waktu itu Indri mendapatkan musibah yakni sakit dan harus dirawat beberapa hari di rumah sakit. Indri pernah merasa gagal dalam pengerjaan skripsinya karena banyak revisi yang diberikan dosen. Beruntung, ia bisa bangkit dan menganggap kegagalan sebagai cambuk untuk bangkit kembali. Kini, usahanya berbuah manis. Indri pun dinobatkan berhasil meraih predikat wisudwan terbaik.
Perempuan berusia 22 tahun tersebut berterima kasih kepada kedua orang tuanya yang selalu mendukung dan mendoakan segala langkah yang dikerjakan. Ia juga berterima kasih kepada dosen yang tidak kenal lelah memberikan pengetahuan kepadanya. “Warisan terbaik dalam hidup adalah ilmu yang bermanfaat,” pungkasnya. (dayat/wahyu/sir)






