Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Wisuda ke-121 Unesa Dihadiri Mentan RI, Rektor Cak Hasan Dorong Lulusan Ambil Peran di Sektor Strategi, Termasuk Pertanian

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id. SURABAYA— Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengukuhkan 1.514 lulusan pada Wisuda ke-121 di Graha Unesa, Kampus II Lidah Wetan, Surabaya, Rabu, 12 Agustus 2026. Mengusung tema “Wisudawan Unesa Berintegritas, Inovatif, dan Kolaboratif dalam Mewujudkan Indonesia Tangguh”, wisuda menjadi momentum untuk menegaskan peran lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi perubahan global sekaligus berkontribusi bagi pembangunan nasional.

Rektor Unesa, Nurhasan atau yang akrab disapa Cak Hasan menyampaikan bahwa dunia saat ini menghadapi berbagai tantangan yang berlangsung secara bersamaan, mulai dari ketegangan politik, krisis ekonomi hingga krisis energi.

Kondisi tersebut, menurutnya, menciptakan situasi global yang semakin kompleks, cepat berubah, sulit diprediksi, dan penuh ketidakpastian. Dalam situasi tersebut, perguruan tinggi dan lulusannya memiliki peran penting untuk menghadirkan pengetahuan, inovasi, dan solusi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat.

“Dalam posisi ketidakpastian global ini, ketahanan pangan menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan nasional. Dengan bekal yang diperoleh selama kuliah, lulusan Unesa siap berkarier dan berkontribusi baik itu di dunia udaha dan industri, termasuk di sektor pertanian sesuai minat masing-masing,” ujar Cak Hasan.

Apapun pilihan karier lulusan—lanjut rektor—selama itu baik, jalani dengan sepenuh hati, maksimalkan ilmu pengetahuan dan pengalaman selama kuliah, terus belajar dan kembangkan kemampuan, lahirkan terobosan yang bermanfaat bagi masyarakat, dan bangsa.

Pesan tersebut mendapat penguatan melalui kehadiran Menteri Pertanian Republik Indonesia Andi Amran Sulaiman dalam wisuda ke-121 Unesa. Dalam kesempatan tersebut, Mentan menyampaikan orasi mengenai ketahanan pangan sekaligus mendorong lulusan perguruan tinggi untuk mengambil peran lebih besar dalam sektor pertanian.

Kehadiran Mentan juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama Unesa dan Kementerian Pertanian RI. Pada momentum wisuda tersebut, kedua pihak melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk periode 2024–2029.

Rektor Unesa menyampaikan, kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam transformasi sektor pertanian, mulai dari pengembangan dan hilirisasi hasil riset hingga penerapan teknologi dan pendekatan berbasis data serta sains.

“Kehadiran Bapak Menteri dalam wisuda ini semakin menguatkan komitmen Unesa sebagai mitra strategis dalam melakukan transformasi pertanian, hilirisasi hasil riset perguruan tinggi ke sektor pertanian, mekanisasi pertanian, dan pendekatan berbasis data dan sains dalam perumusan kebijakan pertanian,” jelasnya.

Menurut Cak Hasan, tantangan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi. Kapasitas akademik, riset, inovasi, serta sumber daya manusia yang dimiliki perguruan tinggi dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor pangan nasional.

Dalam konteks tersebut, lulusan Unesa tidak hanya dituntut memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuannya, tetapi juga mampu membaca perubahan dan mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Pada momen tersebut, Unesa bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) memberikan penghargaan berupa dana pendidikan dan beasiswa lanjut studi kepada wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas. Adapun wisudawan terbaik itu sebagai berikut:

  1. Nursamsu, IPK 4,00, Prodi S-3 Pendidikan Sains, Pascasarjana.
  2. Weni Rahmawanti, IPK 4,00, Prodi S-2 Pendidikan Sains, Fakultas Matematika dan IPA.
  3. Nurlatifah Kamaril, IPK 3,90, Prodi S-1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan.
  4. Angeline Pricillia Tjauw, IPK 3,96, Prodi S-1 Pendidikan Bahasa Mandarin, Fakultas Bahasa dan Seni.
  5. Nely Dias Febrianti, IPK 3,99, Prodi S-1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Ilmu Pendidikan.
  6. Muhammad Zaini Rochman, IPK 3,96, Prodi S-1 Pendidikan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik.
  7. Madikha Auliyaul Khusna, IPK 3,97, Prodi S-1 Pendidikan Biologi. Fakultas Matematika dan IPA.
  8. Wahyu Ersa Siregar, IPK 3,76, Prodi S-1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum.
  9. Defany Diah Pramudita, IPK 3,94, Prodi S-1 Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
  10. Habib Nihla Thohari, IPK 3,91,Prodi S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
  11. Christopher Robert Muljo, IPK 3,90, Prodi S-1 Psikologi, Fakultas Psikologi.
  12. Ike Ayu Masithosari, IPK 3,97, Prodi Sarjana Terapan Tata Busana, Fakultas Vokasi. ][

***

Reporter: Dava Yessy Marshela & Erlina Dwi Hidayanti (FBS)

Editor: @zam*

Foto: Tim Humas Unesa