
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id., SURABAYA—Semangat juara membawa Tim Janaloka dari SMA Labschool Unesa 1 Surabaya mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tim yang terdiri dari tiga siswa kelas XI ini menjuarai LKTI ajang Volcano Scientific Competition (Vosico) 2025 oleh Himpunan Mahasiswa Departemen Geografi Universitas Negeri Malang (UM) pekan lalu.
Tim Janaloka beranggotakan Abdurrahman Syauqi, Nawwaf Fahri Firdaus, dan Sibilya Annastasya Loupatty, yang dibimbing guru, Vita Sabrina Azda Laili. Pada LKTI tersebut, tim SMA Labschool Unesa 1 Surabaya mengusung teknologi Internet of Things (IoT) untuk membantu petani dalam melakukan monitoring dan persiapan lahan tanam secara digital.
Melalui judul “Rancang Bangun SMS (Smart Monitoring System) sebagai Upaya Meningkatkan Efisiensi Teknis Guna Mendukung Pertanian Berkelanjutan,” Tim Janaloka tidak sebatas menawarkan ide, tetapi telah diwujudkan dalam bentuk alat kerja nyata yang diuji dan dipresentasikan langsung di hadapan juri pada final Vosico, 31 Mei 2025 lalu.
“Kami membuat alat ini diniatkan untuk belajar karena ilmu kami masih sangat dasar,” ujar Syauqi, Ketua Tim Janaloka.
Ia berharap, prestasi ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus dikembangkan dan menjadi solutif pertanian secara berkelanjutan. “Dunia tidak berubah oleh orang pintar yang malas, tapi orang biasa yang punya ambisi dan tekad yang kuat,” ucapnya.
Guru pembimbing, Vita Sabrina mengungkapkan proses dalam pendampingan selama 3-4 bulan lamanya, melewati berbagai tantangan, termasuk kegagalan di berbagai kompetisi serupa.

www.unesa.ac.id
Ia juga menjelaskan produk yang dikembangkan merupakan solusi dan menyasar pada isu ketahanan pangan yang mengusung kebaruan (novelty). Pembagian peran yang jelas antar individu juga menjadi kunci keberhasilan tim bimbingannya.
“Mereka bertiga tidak kenal lelah, tidak jarang kami sering lembur bersama bahkan pada hari weekend,” ungkapnya.
Dewi Purwanti, Kepala SMA Labschool Unesa 1 Surabaya menyampaikan apresiasinya terhadap capaian tersebut, ia menyebutkan hal ini bukti bahwa kerja keras, bimbingan intensif dari bapak dan ibu guru, dan semangat belajar siswa membuahkan hasil yang maksimal.
Pihaknya senantiasa memberikan dukungan penuh kepada siswa dalam pengembangan minat dan bakat, baik dari akademik maupun non-akademik.
“Sekolah memberi apresiasi khusus sebagai bentuk penghargaan, karena kami percaya bahwa setiap prestasi layak dirayakan dan dijadikan inspirasi bagi warga sekolah,” tukasnya.
Menanggapi prestasi tersebut. Direktur Lembaga Labschool Unesa, Sujarwanto menyatakan prestasi ini memperkuat posisi sekolahnya, di tingkat nasional sebagai sekolah yang konsisten melahirkan inovator muda.
“Kami berkomitmen menjadikan Labschool Unesa sebagai gudang prestasi yang mencetak generasi unggul, kreatif, dan siap bersaing di masa depan. Prestasi ini kami perkuat dengan internasionalisasi sekolah,” tandas guru besar manajemen pendidikan khusus itu. ][
***
Reporter: Mochammad Ja’far Sodiq (FIP)
Editor: @zam*
Foto: Dok Tim Janaloka SMA Labschool Unesa 1 Surabaya
Share It On: