Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Siswa Labschool Unesa ‘Kulakan’ Pengalaman Internasional di Negeri Gajah Putih

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id. SURABAYA— Labschool Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memberangkatkan 11 siswa jenjang SMP-SMA bersama empat guru untuk mengikuti program Sister School dan Pre-University Class di Khon Kaen University, Thailand. Kegiatan ini berlangsung pada 14–23 September 2026 sebagai bagian dari kerja sama pendidikan antara Labschool Unesa dan Khon Kaen University.

Dalam program selama 10 hari itu, tujuh siswa SMA mengikuti kegiatan Pre-University Class dengan mengikuti aktivitas akademik di lingkungan perguruan tinggi, sedangkan empat siswa SMP mengikuti pembelajaran bersama sekolah mitra di bawah naungan Khon Kaen University.

Direktur Labschool Unesa, Sujarwanto menjelaskan bahwa program tersebut merupakan agenda tahunan untuk memperkuat jejaring pendidikan internasional. Kerja sama dengan Khon Kaen University telah berlangsung dalam jangka panjang dan diarahkan untuk berkembang menjadi program Sister School yang berkelanjutan.

“Program ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk merasakan langsung atmosfer pendidikan internasional. Mereka dapat melihat bagaimana proses pembelajaran di negara lain sekaligus mengenal budaya dan kebiasaan masyarakat setempat,” ujarnya.

Peserta program terdiri atas tujuh siswa SMA yang mengikuti kelas pra-universitas, empat siswa SMP dari Labschool 3 Lidah Wetan dan Labschool 2 Ketintang, serta empat pendamping yang berasal dari guru SMP dan SMA Labschool Unesa.

Pada jenjang SMA, peserta dipilih berdasarkan minat dan bidang pengembangan masing-masing, termasuk siswa yang sebelumnya meraih prestasi dalam kompetisi robot internasional.

Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah Labschool Unesa dalam menyiapkan siswa menghadapi lingkungan global. Selain kerja sama dengan Thailand, Labschool Unesa juga menyiapkan berbagai program internasional lain ke depannya, termasuk kegiatan join education bersama mitra pada perguruan tinggi di Australia dan Tiongkok.

Bagi orang tua, pengalaman belajar lintas negara juga dinilai penting untuk membentuk kemampuan siswa beradaptasi dengan lingkungan baru. Titasari, salah satu orang tua peserta, berharap pengalaman tersebut tidak berhenti sebagai pengalaman perjalanan, tetapi dapat dibawa pulang dan diterapkan dalam keseharian.

“Harapannya setelah kembali, anak-anak membawa pengetahuan baru yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari cara belajar, menjaga sikap, hingga memahami budaya masyarakat lain,” tuturnya.

Pengalaman membandingkan sistem pembelajaran menjadi salah satu hal yang ingin diperoleh siswa SMA. Evan Beck Naraya, siswa kelas XII SMA Labschool Unesa, tertarik melihat secara langsung metode pembelajaran di perguruan tinggi luar negeri, termasuk cara belajar dan aktivitas mahasiswa.

“Saya ingin mengetahui perbedaan cara belajar di universitas luar negeri dengan di Indonesia. Pengalaman ini diharapkan bisa menjadi bekal untuk kehidupan saya ke depan,” ujarnya.

Sementara bagi siswa SMP, pengalaman tersebut menjadi kesempatan untuk belajar beradaptasi sekaligus memahami budaya masyarakat Thailand. Syahira Angelyn Pramudita, siswa kelas VIII SMP Labschool Unesa, mempersiapkan kemampuan bahasa Inggris sebelum mengikuti program dan ingin melihat kebiasaan belajar siswa di Thailand serta mengenal budaya setempat. ][

 

***

Penulis: Puput

Editor: @zam*

Foto: Tim Humas Unesa