Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Sinergi Unesa-Pemkot Surabaya: Siapkan Program Penguatan Literasi Masyarakat Melibatkan Peran Mahasiswa

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id. SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengadakan pertemuan guna mengembangkan kerja sama bidang pengembangan literasi masyarakat. Pertemuan yang turut melibatkan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Jawa Timur ini berlangsung di Ruang LPPM Gedung Rektorat Unesa, Kampus II Lidah Wetan, Rabu, 24 Juni 2026.

Diskusi ini berfokus pada pengembangan kolaborasi yang menghubungkan kegiatan tridarma perguruan tinggi dengan kebutuhan nyata warga Kota Pahlawan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Literasi Unesa, Prof. Dr. Kisyani Laksono, M.Hum.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun sinergi agar mahasiswa dapat belajar langsung di lapangan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi penguatan literasi di Kota Surabaya. Pembelajaran berbasis masyarakat ini dirancang secara sistematis agar mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga mampu memahami potensi lokal.

"Kami berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat melalui berbagai bentuk kegiatan, mulai dari magang, pendampingan, hingga program literasi masyarakat. Jadi, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata, sementara masyarakat juga mendapatkan manfaat dari kehadiran mahasiswa," ujarnya.

Salah satu topik utama yang dibahas adalah pengembangan skema magang mahasiswa yang terintegrasi dengan kebutuhan perangkat daerah, khususnya dalam program revitalisasi Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai pusat aktivitas literasi warga.

Melalui skema ini, mahasiswa akan diterjunkan ke TBM dengan mendapatkan pendampingan dari mentor yang sesuai dengan bidang keahlian masing-masing agar kegiatannya lebih terarah dan berdampak optimal.

Gagasan tersebut disambut baik Pemkot Surabaya. Perwakilan dari bidang Badan Riset dan Inovasi Daerah Pemkot Surabaya, Mamik Suparmi menilai bahwa program kolaboratif ini dapat menjadi solusi tepat untuk memperkuat keterlibatan mahasiswa dalam pembangunan kota.

"Harapannya, ada mahasiswa yang bisa belajar langsung dari masyarakat. Namun masyarakat juga memperoleh manfaat yang nyata. Jadi, hubungan yang terbangun bukan hanya mahasiswa datang untuk belajar, tetapi juga memberikan kontribusi dan pendampingan kepada masyarakat," ungkap Mamik Suparmi.

Pemkot Surabaya menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh program tersebut melalui keterlibatan perangkat daerah, pihak kelurahan, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan bertindak sebagai pendamping lapangan.

Dukungan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam memetakan kebutuhan warga secara akurat. Selain itu, pihak Pemkot berharap TBM ke depan bisa menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan mahasiswa, Karang Taruna, komunitas literasi, hingga alumni penerima beasiswa daerah untuk saling berbagi ilmu. ][

***

Reporter: Erlina Dwi Hidayant (FBS)

Editor: @zam*

Foto: Tim Humas Unesa

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):