Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Rawat Regenerasi Pesinden Muda, Unesa Gelar Kompetisi Sindenesa 2026 dan Angkat Cengkok Jawa Timuran

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id. SURABAYA—Guna merawat regenerasi penembang tradisi dan melestarikan kekayaan cengkok karawitan Jawa Timuran di kalangan generasi muda, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui Pusat Unggulan Iptek Seni Budaya Majapahitan (PUISBM) menggelar Kompetisi Sindenesa 2026 di Graha Sawunggaling, Kampus II Lidah Wetan, pada Selasa (29/9/2026).

Ajang ini diikuti 12 peserta kategori pelajar hingga mahasiswa yang berasal dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Seluruh peserta tampil secara solo di hadapan dewan pengamat dengan iringan karawitan langsung berformat gamelan jangkep.

Ketua Produksi Sindenesa 2026, Joko Winarko, menjelaskan bahwa penyelenggaraan kompetisi ini dirancang untuk menjaga keberlanjutan seni sinden dan karawitan agar tidak tergerus zaman.

"Sinden merupakan media penting untuk mewariskan nilai-nilai luhur kebudayaan. Kami berharap Sindenesa dapat hadir secara rutin setiap tahun serta didukung dokumen pembelajaran agar seni tradisi ini dapat dipelajari masyarakat secara lebih luas," ujarnya.

Sejalan dengan hal itu, Ketua PUISBM Unesa, Trisakti, menegaskan bahwa penekanan pada identitas cengkok khas Jawa Timuran dalam ajang ini bertujuan membentengi generasi muda dengan nilai-nilai kearifan lokal.

"Kami mengangkat kekhasan Jawa Timuran dengan harapan generasi muda saat ini dapat menerapkan serta menjunjung tinggi nilai-nilai budaya luhur dalam kehidupan sehari-hari," tutur guru besar FBS Unesa tersebut.

Dalam kompetisi ini, para peserta diuji membawakan materi Bawa Macapat, mulai dari Sinom, Durma, Balabak, Asmaradana, hingga Dhandanggula, dengan variasi cengkok Gresik'an dan laras slendro pathet.

Penilaian oleh dewan pengamat yang terdiri dari Bambang Sukmo Pribadi, Puji Astuti, dan Darmono Saputro meliputi kualitas vokal, keselarasan dengan gending, ketepatan kaidah sindenan, hingga keserasian busana serta tata krama panggung.

Berdasarkan hasil penilaian, Nareswari Argya Praba Kinasih dari ISI Surakarta berhasil meraih Juara I. Posisi Juara II dan Juara III masing-masing diraih oleh Azunda Frinitha Rahmadhani serta Reina Natasya Eka Pratiwi dari SMK Negeri 12 Surabaya.

Sementara itu, gelar Juara Harapan I diraih Diva Setiandra Rara Rahmadani dari Universitas Negeri Semarang, Juara Harapan II diraih Naila Nur Syifa dari ISI Surakarta, dan Juara Harapan III disabet oleh Putri Nihayah dari Unesa. Selamat kepada seluruh pesesta! ][

***

Reporter: Zakariya Putra Soekarno (Fisipol)

Editor: @zam*

Foto: Tim Humas Unesa

 

Terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs):