
Unesa.ac.id. SURABAYA—Peningkatan kualitas program studi terus dilakukan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), termasuk akreditasi. Terbaru, Fakultas Kedokteran (FK) Unesa menjalani asesmen lapangan terkait reakreditasi Prodi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners yang berlangsung di Auditorium Fakultas Kedokteran, Kampus 2 Lidah Wetan, pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kegiatan dihadiri tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang terdiri dari Supriadi, S.Kp., MNS. Ph.D; Windy Rakhmawati, S.Kp., M.Kcp., Ph.D; dan Fitri Arofiati, S.Kep., Ns., MAN., Ph.D. Sementara dari Unesa dihadiri langsung Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan. M.Kes., atau Cak Hasan bersama jajaran terkait, termasuk Dekan FK, dan Koorprodi Sarjana Keperawatan dan Pendidikan Profesi Ners.
Dalam sambutannya, Dekan FK Unesa, Dr. dr. Endang Sri Wahjuni, M.Kes, menyampaikan bahwa dua prodi yang menjalani asesmen tersebut merupakan pilar penting dalam mewujudkan visi dan misi fakultas. Ia menegaskan komitmen institusi untuk menjadi fakultas yang tangguh, adaptif, dan inovatif dengan keunggulan spesifik pada bidang kesehatan olahraga.

“Penyelenggaraan pendidikan keperawatan di FK Unesa memiliki fokus khusus pada keperawatan keolahragaan serta penanganan cedera olahraga atau sport injury. Fokus ini diwujudkan tanpa mengesampingkan kompetensi keperawatan profesional yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional,” terangnya.
Ia juga memaparkan bahwa proses asesmen ini mencakup penilaian menyeluruh terhadap berbagai aspek, meliputi visi-misi, kurikulum, sumber daya manusia, sarana prasarana, hingga sistem penjaminan mutu.
Rangkaian asesmen yang berlangsung hingga Jumat mendatang ini juga mencakup peninjauan langsung ke berbagai fasilitas pendukung di luar lingkungan kampus.

Tim asesor dijadwalkan melakukan visitasi ke berbagi laboratorium FK Unesa, wahana praktik di Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik, serta Puskesmas di wilayah Sidoarjo guna memastikan keselarasan antara dokumen kurikulum dengan fakta praktik di lapangan.
Mewakili tim asesor, Supriadi menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memotret kondisi riil serta memberikan rekomendasi bagi pengembangan program studi ke depannya.
Melalui proses akademik ini, tim asesor berharap dapat mengawal peningkatan kualitas pendidikan keperawatan dengan integritas dan dedikasi yang tinggi. Ia berharap, proses asesmen ini tidak hanya sebagai langkah menuju akreditasi unggul, tetapi juga sebagai upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan dampak prodi ke depan. ][
***
Reporter: Dinda Aulia (Internship)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa






