Universitas Negeri Surabaya

Selamat datang di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Berdiri sejak 1964, UNESA telah berkembang menjadi salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

Kontak Kami:
Follow Us:

Perluas Kesempatan Belajar Mahasiswa di Luar Negeri, Unesa Berkolaborasi dengan University of Newcastle

bnr-arrow-1-1.png

Unesa.ac.id., SURABAYA—Kesempatan mahasiswa untuk belajar lintas negara, dosen memperluas kolaborasi riset internasional, hingga pengembangan inovasi di bidang pendidikan inklusif, fisioterapi, dan sport science menjadi peluang yang terus diperluas Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melalui penguatan kerja sama dengan University of Newcastle, Australia.

Peluang tersebut menjadi fokus pembahasan dalam Focus Group Discussion (FGD) Academic Mobility Program yang digelar di Ruang Rapat Lantai 9 Gedung LPSP, Kampus II Lidah Wetan, Jumat, 17 Juli 2026. Forum ini menghadirkan dua guru besar University of Newcastle, Scott Imig dan Susan Ledger, untuk membahas pengembangan implementasi kerja sama akademik yang telah terjalin sekaligus menjajaki berbagai bentuk kolaborasi baru.

Bagi Unesa, internasionalisasi tidak berhenti pada perluasan jejaring antarperguruan tinggi, tetapi diarahkan untuk membuka lebih banyak kesempatan belajar, memperkuat kolaborasi riset, dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan yang implementatif.

Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Dwi Cahyo Kartiko menegaskan bahwa transformasi menuju perguruan tinggi bereputasi global harus diwujudkan melalui kerja sama yang memberikan manfaat nyata.

"Unesa sedang bertransformasi menjadi world class university. Kualitas berbagai aspek terus ditingkatkan. Untuk itulah, ini merupakan bentuk ikhtiar dan langkah konkret kami. Mau tidak mau, kerja sama internasional harus terus kita tingkatkan," ujarnya.

Menurutnya, nilai sebuah kemitraan tidak diukur dari banyaknya dokumen yang ditandatangani, melainkan dari implementasi yang benar-benar berjalan. "Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas di atas kertas melalui MoU atau PKS, tetapi benar-benar diimplementasikan bersama dan membawa dampak positif bagi kedua institusi," kata guru besar FIKK tersebut.

Pembahasan kerja sama melibatkan sejumlah fakultas sesuai bidang keunggulannya masing-masing. Fakultas Ilmu Pendidikan menjajaki kolaborasi di bidang pendidikan inklusif dan disabilitas, Fakultas Kedokteran mengembangkan peluang kerja sama fisioterapi, sementara Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan memperluas kolaborasi di bidang sport science, sport intelligence, serta pengembangan Labschool Unesa.

Direktur Unesa Global Engagement (UGE), Muchamad Arif Al Ardha, menjelaskan bahwa University of Newcastle merupakan salah satu mitra strategis Unesa yang selama ini telah berkolaborasi dalam konsorsium penelitian dan Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Menurutnya, hubungan tersebut kini diarahkan menuju kolaborasi yang lebih luas agar semakin banyak sivitas akademika memperoleh kesempatan berjejaring dan belajar bersama mitra internasional.

"University of Newcastle merupakan mitra kami. Selama ini memiliki konsorsium penelitian dan kerja sama PPG. Ke depan kami berharap kolaborasi tersebut tidak hanya bergerak di bidang PPG, tetapi juga berkembang pada berbagai bentuk kerja sama lainnya, mengingat Newcastle memiliki reputasi yang sangat baik di bidang pendidikan," paparnya.

Salah satu agenda yang tengah dipersiapkan kedua institusi adalah pengembangan program joint degree dan dual degree sebagai bagian dari penguatan mobilitas akademik mahasiswa dan dosen.

Program tersebut diharapkan memberi lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pengalaman belajar bersama perguruan tinggi mitra sekaligus memperluas wawasan akademik dan jejaring internasional.

"Program yang sedang kami bidik dalam waktu dekat adalah joint degree dan dual degree. Harapannya semakin banyak mitra yang berkolaborasi dengan Unesa sehingga memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan dan meningkatkan kompetensi mahasiswa, khususnya melalui kesempatan menempuh pendidikan bersama kampus mitra," tambahnya.

Selain mobilitas akademik, kedua perguruan tinggi juga membahas peluang penguatan kolaborasi penelitian, pengembangan program akademik, serta berbagai fasilitas pendukung bagi mahasiswa yang mengikuti program pertukaran, termasuk penyediaan asrama. ][

***

Reporter: Mochammad Ja'far Sodiq (FIP)

Editor: @zam*

Foto: Tim Humas Unesa