
Workshop atau Lokakarya Valuasi Paten LPPM Unesa bersama Tim IPB.
Unesa.ac.id., SURABAYA—Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyelenggarakan Workshop Valuasi Paten secara daring pada Rabu, 3 September 2025.
Acara yang dipandu Raissa, PIC HKI Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa ini diikuti sekitar 50 dosen inventor paten. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman civitas academica mengenai valuasi kekayaan intelektual (KI) guna mendukung hilirisasi hasil penelitian.
Selain itu hadir pula Direktur Keuangan Unesa, Hariyati; Direktur Inovasi dan Pemeringkatan, Nadi Suprapto; serta Direktur Badan Pengelola Usaha (BPU) Unesa, Mahendra Wardhana untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan komersialisasi hasil riset yang berpotensi menghadirkan income generating bagi universitas.
Ketua LPPM Unesa, Muhammad Turhan Yani menyampaikan bahwa sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) Unesa terus mendorong pada dosen agar paten-paten hasil karyanya tidak berhenti pada perlindungan hukum semata.
Lebih dari itu, ia berharap agar karya tersebut dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga memiliki value ekonomi nyata yang berkontribusi pada peningkatan daya saing bangsa.
“Kita dorong semua karya dosen agar tidak berhenti pada perlindungan hukum semata, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut agar berkontribusi pada pertumbuhan bangsa,” tegasnya.
I Ketut Mudite Adnyane, Wakil Direktur Inovasi Institut Pertanian Bogor (IPB) University menjelaskan tiga pendekatan utama dalam valuasi teknologi, yakni cost-based, income-based, dan market-based method, disertai contoh studi kasus dari hasil inovasi IPB.
“Valuasi bukan sekadar angka, melainkan instrumen strategis untuk menunjukkan nilai ekonomi inovasi, baik melalui pendekatan biaya, pendapatan, maupun perbandingan pasar,” ungkapnya.
Melalui workshop ini, pria yang juga merupakan anggota Majelis Pengawas Konsultan Kekayaan Intelektual (MP KKI) Kemenkumham RI itu membekali peserta dengan wawasan strategis mengenai penentuan nilai ekonomi paten, baik sebagai dasar negosiasi lisensi, pembagian royalti, maupun sebagai objek jaminan fidusia. []
Penulis:Tim LPPM Unesa
Kurator: Puput Saputra (FBS)
Editor: @zam*
Foto: Tim LPPM Unesa
Share It On: