
www.unesa.ac.id
Unesa.ac.id, SURABAYA—Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali menjadi tuan rumah turnamen petanque bertaraf internasional. Ajang yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-62 Unesa dan peringatan Bastille Day atau Hari Nasional Prancis itu akan berlangsung pada 6–9 Juli 2026 di Lapangan Internasional Petanque Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Unesa Kampus II Lidah Wetan.
Persiapan penyelenggaraan terus dimatangkan melalui pertemuan koordinasi antara Unesa, Kedutaan Besar Prancis untuk Indonesia, Pengurus Besar Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI), dan Pengurus Provinsi FOPI Jawa Timur.
Salah satu agenda persiapan dilakukan melalui peninjauan venue oleh Direktur Institut Français Indonesia (IFI) Surabaya, Vincent Padaré, bersama jajaran pimpinan dan pengelola petanque Unesa.
Wakil Rektor IV Bidang Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi Unesa, Dwi Cahyo Kartiko, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam mendukung pengembangan olahraga petanque sekaligus memperkuat jejaring kerja sama internasional.
“Unesa memiliki pengalaman dalam penyelenggaraan berbagai kejuaraan petanque. Karena itu, kami optimistis turnamen ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi ajang yang mempertemukan atlet-atlet petanque dari berbagai daerah maupun negara,” ujarnya.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Unesa untuk kembali menjadi tuan rumah menunjukkan kesiapan kampus dalam menyediakan sarana, prasarana, dan sumber daya pendukung penyelenggaraan event olahraga internasional.
Unesa selama ini dikenal sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mengembangkan cabang olahraga petanque. Selain memiliki fasilitas bertaraf internasional, kampus juga berhasil melahirkan atlet-atlet yang berprestasi pada berbagai kompetisi nasional maupun internasional.
Direktur IFI Surabaya, Vincent Padaré, mengapresiasi perkembangan petanque di Unesa. Ia menilai olahraga yang berasal dari Prancis tersebut tumbuh dengan baik di lingkungan kampus dan mendapat sambutan positif dari mahasiswa.
“Petanque di Unesa berkembang sangat baik. Mahasiswa memiliki antusiasme tinggi dan beberapa atletnya mampu menunjukkan prestasi hingga tingkat Asia,” kata Vincent Padaré.
Selain pertandingan, turnamen ini juga akan menghadirkan nuansa budaya Prancis sebagai bagian dari perayaan Bastille Day. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang pertukaran budaya sekaligus mempererat hubungan antara Indonesia dan Prancis melalui olahraga.
Melalui penyelenggaraan Turnamen Petanque Open Internasional ini, Unesa menegaskan perannya sebagai kampus yang aktif mendorong prestasi olahraga, memperluas kolaborasi global, dan menghadirkan kegiatan yang berdampak bagi pengembangan olahraga petanque di Indonesia. []
***
Penulis: Puput
Dokumentasi: Tim Petanque Unesa
Editor: @zam*
Share It On: