
Unesa.ac.id., SURABAYA—Program Studi S-1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) resmi meraih predikat Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Hasil ini berdasarkan Keputusan Nomor 8266/SK/BAN-PT/Ak/XI/2025 yang ditetapkan pada 11 November 2025.
Capaian tersebut menjadi bukti konkret atas kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta komitmen seluruh sivitas akademika dalam membangun pendidikan tinggi yang unggul dan berintegritas.
Predikat ini juga menegaskan posisi Unesa sebagai universitas yang konsisten menjaga budaya mutu dan berorientasi pada pengembangan berkelanjutan.
Sebelumnya, proses asesmen lapangan akreditasi Prodi S-1 Ilmu Komunikasi dilaksanakan pada 24–25 Oktober 2025 oleh dua asesor BAN-PT, yakni Prahastiwi Utari, guru besar Universitas Sebelas Maret dan Hapsari Dwiningtyas Sulistyani, pakar dari Universitas Diponegoro.
Hasil asesmen tersebut menjadi dasar penetapan predikat Unggul yang diumumkan pada 12 November 2025. Dalam sambutannya pada kegiatan asesmen, Rektor Unesa, Nurhasan atau Cak Hasan menegaskan bahwa proses akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan momentum refleksi dan pembelajaran kolektif.
Cak Hasan juga menekankan pentingnya membangun lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan digital, kemampuan berpikir kritis, serta kepekaan sosial.
“Selamat atas akreditasi yang diraih. Saya harap, Ilmu Komunikasi Unesa terus melahirkan komunikator yang adaptif, kreatif, dan berintegritas; siap menjawab tantangan zaman dan berkontribusi bagi masyarakat,” ucapnya.
Sementara itu, Dekan Fisipol Unesa, Wiwik Sri Utami menegaskan bahwa predikat ini memperkuat posisi Fisipol Unesa sebagai kampus socio-edupreneur yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global.
“Predikat Unggul ini menegaskan posisi Fisipol Unesa sebagai kampus socio-edupreneur yang tangguh, adaptif, inovatif, dan berdaya saing global,” jelasnya.
Dengan capaian ini, Ilmu Komunikasi menjadi program studi ketujuh di Fisipol Unesa yang meraih akreditasi Unggul, setelah S-1 Pendidikan IPS, S-1 Sosiologi, S-1 Administrasi Negara, S-1 Pendidikan Sejarah, S-1 Pendidikan Geografi, dan S-1 PPKn.
Kaprodi S1 Ilmu Komunikasi, Anam Miftakhul Huda menyampaikan rasa syukur atas hasil ini yang merupakan buah dari kerja kolektif seluruh pihak. “Kalau bicara perasaan, tentu senang dan bersyukur. Setelah 11 tahun berdiri, akhirnya Prodi Ilmu Komunikasi terakreditasi unggul,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa proses reakreditasi ini sejatinya sudah dimulai sejak tahun 2022, namun sempat tertunda akibat pandemi COVID-19. Pengajuan kembali dilakukan pada 2024 dengan berbagai persiapan matang, baik dari sisi manajemen mutu, kurikulum, maupun tata kelola akademik.
“Akreditasi ini hanyalah hasil. Yang lebih penting adalah budaya mutu yang sudah lama diterapkan di Ilmu Komunikasi. Ke depan, kami juga tengah menyiapkan akreditasi internasional ACQUIN yang rencananya akan divisitasi pada Januari mendatang,” tambahnya.
Sejak berdiri pada 19 Desember 2013, Prodi Ilmu Komunikasi Unesa telah menunjukkan pertumbuhan pesat dalam bidang kurikulum, riset, dan kerja sama strategis. Predikat Unggul ini sekaligus memperkuat kontribusi Unesa terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Institusi yang Kuat), melalui pengembangan pendidikan komunikasi yang inklusif, beretika, dan berorientasi pada masyarakat informasi berkelanjutan.][
***
Reporter: Zakariya Putra Soekarno (Fisipol)
Editor: @zam*
Foto: Tim Humas Unesa






